Daily Archives: February 19, 2021

Matangkan Jadi Sekolah Riset, Smamio Gresik Webinar Bersama Ilmuan Ternama

Matangkan Jadi Sekolah Riset, Smamio Gresik Webinar Bersama Ilmuan Ternama
Smamio Gresik saat menggelar webinar (Foto: Tangkapan layar saat webinar).
 

TIMESINDONESIA, GRESIK – Mengukuhkan sebagai sekolah riset, SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio Gresik) menggelar webinar bersama ilmuan ternama yakni Dr. Eng. Muhammad Aziz, Ketua Umum Ikatan Ilmuan Indonesia Internasional.

Melalui siaran seminar Aplikasi Zoom, Aziz yang juga Associate Professor The University of Tokyo ini membagikan ilmu seputar riset. Kegiatan itu diikuti oleh seluruh siswa serta guru melalui daring.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Pengembangan Pendidikan Smamio, Ulyatun Nikmah mengatakan, webinar yang dilakukan ini merupakan salah satu upaya dalam rangka mewujudkan sdm unggul.

“Kami sengaja mengundang salah satu ilmuan Indonesia yang sukses menjadi dosen di Tokyo, Jepang. Dalam webinar ini juga sebagai wujud kami menuju sekolah riset,” katanya, Kamis (18/2/2021).

Webinar-Smamio-Gresik-2.jpg

Diungkapkan Ulyatun, kegiatan ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi guru dan siswa agar terus berkarya dan berprestasi khususnya pengetahuan di bidang riset. Tentu, dengan narasumber berpengalaman akan memperkaya wawasan peserta.

“Memang rangkaian ini mulai kita lakukan semester dua ini mulai pelatihan guru, kemampuan menulis karya ilmiah, termasuk webinar kali ini,” ujarnya.

Terkait sekolah riset, Ulyatun menambahkan siswa di Smamio diwajibkan untuk membuat riset baik di bidang sains, sosial maupun agama. Riset yang dilakukan ini sebagai tuntutan kenaikan kelas. Kemudian untuk guru, sekolah mewajibkan membuat buku.

Kemudian, langkah selanjutnya yang dilakukan adalah bekerjasama dengan perguruan tinggi untuk mengembangkan riset yang telah dilakukan oleh para siswa.

“Program kami untuk mendukung sekolah riset di Smamio Gresik adalah One Student, One Riset. Serta One Theacer, One Book. Kemudian juga memaksimalkan kerjasama dengan perguruan tinggi,” imbuh Ulyatun. (*)

Pewarta:  | Editor: Deasy Mayasari

https://www.timesindonesia.co.id/read/news/328584/matangkan-jadi-sekolah-riset-smamio-gresik-webinar-bersama-ilmuan-ternama

Pembina Riset Smamio Belajar pada Dosen Tokyo

Pembina riset Smamio belajar ke dosen The University of Tokyo dalam acara Sharing Session Scientist Forum 2021, Kamis (18/2/21) secara virtual.
Dr Eng Muhammad Aziz saat memberikan materi (tangkapan layar Dyah Nanda/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pembina riset Smamio belajar ke dosen The University of Tokyo dalam acara virtual Sharing Session Scientist Forum 2021, Kamis (18/2/21).

Acara yang diselenggarakan SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik itu mengundang Ketua Umum Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional sekaligus Associate Professor The University of Tokyo: Dr Eng Muhammad Aziz.

Di kegiatan bertema Hold the World with Research itu dia menyampaikan, untuk menjadi sekolah riset, salah satu kuncinya bagaimana kemampuan kita mempersiapkan human resources.

Sebagai sekolah riset, kualitas SDM guru menjadi faktor penting. Mempunyai guru berjiwa pembelajar yang mampu membangkitkan semangat siswa untuk belajar tidak hanya teori namun juga praktik

Para guru harus mampu mengaitkan materi tertulis dengan materi alam sehingga dapat menjadikan karya ilmiah meski dari hal-hal sederhana namun bermakna.

Guru juga diharapkan dapat memotivasi siswa untuk Kembali bangkit setelah mengalami kegagalan.
“Dalam hal ini guru harus mampu menyiapkan siswa untuk jujur dan terbiasa dengan kegiatan menulis,” ujarnya.

Oleh karena itu Aziz memotivasi kepada para peserta untuk tetap semangat mendampingi siswa dalam setiap prosesnya penelitian.

 

Beri Bekal Pembimbing Riset

Wakil Kepala Sekolah Bidang Pengembangan Pendidikan Ulyatun Nikmah SPd mengatakan meski dalam situasi pandemi tak menyurutkan Smamio dalam memberikan bekal keilmuan untuk guru dalam meningkatkan kompetensi.

“Acara ini merupakan pembekalan untuk para pembimbing riset untuk memperkuat branding sekolah riset,”

Dia menyampaikan yang diikuti 25 guru ini untuk memperkuat kompetensi pembina riset. Sasarannya adalah pembina riset Smamio dan enam guru perwakilan dari sekolah Muhammadiyah GKB Gresik terkait dengan dunia penelitian.

“Menghadirkan nara sumber yang memiliki kompetensi mumpuni di bidang penelitian harapannya bisa memberikan pengetahuan baru pada persiapan SDM,” tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00-14.00 WIB ini diikuti guru-guru SD Muhammadiyah 1 GKB, SD Muhammadiyah 2 GKB, SMP Muhammadiyah 12 GKB, dan pembina riset Smamio. (*)

https://pwmu.co/179033/02/19/pembina-riset-smamio-belajar-pada-dosen-tokyo/

Penulis Dyah Nanda. Editor Ichwan Arif.