Category Archives: Pengembangan SDM

MENGHAPUS STATUS GURU BARU MELALUI ORIENTASI

 

Tahun ajaran 2017—2018, Majelis Dikdasmen PCM GKB melakukan penambahan jumlah tenaga pendidik di empat sWhatsApp Image 2017-08-30 at 20.16.39ekolah dibawah naungannya. Penambahan jumlah tenaga pendidik ini tentu diharapkan mampu meningkatkan kualitas empat sekolah, yakni SD Muhammadiyah GKB 1, SD Muhammadiyah GKB 2, SMP Muhammadiyah 12 GKB, dan SMA Muhammadiyah 10 GKB sebagai sekolah sinergi unggulan Jawa Timur dan nasional. Untuk mewujudkan mimpi besar tersebut, maka peningkatan kualitas dan kapasitas tenaga pendidik perlu dilakukan secara terus-menerus.

Sebagai bentuk pemerataan status guru baru—guru lama, guru junior—guru senior, maka Orientasi Guru Baru 2017 dilaksanakan oleh Majelis Dikdasmen PCM GKB di SD Muhammadiyah 1 GKB. Terdapat lebih kurang 40 guru yang mengikuti kegiatan tersebut. Orientasi ini dilakukan selama 4 hari, setiap hari Rabu selama bulan Agustus. Pada 4 kesempatan itu, guru-guru baru di empat sekolah mendapat berbagai informasi terkait kepegawaian, tunjangan, dan fasilitas-fasilitas yang diterima sebagai seorang “guru GKB”.

Pada pertemuan pertama, 2 Agustus 2017, seluruh peserta mendapat pembinaan terkait motivasi menjadi guru di lingkungan PCM GKB. Pembinaan ini disampakan oleh Ustadz Fauzudin Ahmad, S.Pd., selaku SE Majelis Dikdasmen PCM GKB. Pada pembinaan ini, beliau meminta seluruh peserta untuk memantapkan niat dan keinginannya menjadi guru. Tentu motivasi dari beliau sangat membantu untuk menguatkan niat (menjadi guru) yang awalnya setengah-setengah, kini menjadi bulat dan mantap. Selanjutnya, pada pertemuan kedua, 9 Agustus 2017, disampaikan materi tentang kemuhammadiyahan oleh Ustadz Dian Berkah. Materi ini tentu bermanfaat untuk membantu guru-guru baru dalam memahami segala bentuk aktivitas dan kebijakan warga Muhammadiyah, pun hal ini juga dapat dijadikan sebagai sangu dalam bermuhammadiyah, agar tidak keliru dan salah arah.

Tak hanya berhenti sampai di situ saja, di pertemuan ketiga, 16 Agustus 2017, aturan dan informasi kepegawaian juga dipaparkan agar guru-guru baru mengetahui kebijakan-kebijakan yang ada di sekolah di lingkungan GKB. Materi ini disampaikan oleh SE Majelis Dikdasmen PCM GKB, Bapak Akhsin, S.Pd. Materi ini cukup menyita banyak perhatian peserta, sebab mereka sangat ingin tahu bagaimana aturan yang diterapkan di tempat kerja. Tentu informasi ini berguna untuk mencegah adanya kesalahan-kesalahan di masa depan. Tak hanya itu saja, masalah fasilitas dan tunjangan juga disampaikan di sini. Betapa seriusnya Majelis Dikdasmen PCM GKB menyejahterahkan kehidupan guru-gurunya, baik yang sudah lama maupun yang baru.

Terakhir, yang menjadi penutup pada pertemuan keempat, 23 Agustus 2017, adalah penyampaian mengenai teknik dan metode pembelajaran. Cara mengajar siswa SD, SMP, dan SMA tentu berbeda. Karena itu, Drs. Musaini, dalam kesempatan ini menyampaikan materi tersebut dengan harapan guru-guru baru bisa menggunakan metode pembelajaran yang asyik sehingga siswa-siswa bisa belajar dengan aman dan nyaman. Tentunya ini merupakan upaya untuk meningkatkan kapabilitas dan kompetensi guru. Akhirnya, melalui serangakaian kegiatan orientasi ini, harapannya gelar guru-guru baru akan terhapus dan diganti menjadi guru-guru berdedikasi. Sebab, dedikasi yang tinggi akan menghasilkan generasi yang mumpuni. (piy)

Jadikan Revitalisasi sebagai Semangat Menguatkan Ideologi Muhammadiyah

IMG_9074 kompres

“Egois dan mobilitas perjuangan diri yang berlebihan adalah salah satu kelemahan utama dalam pelemahan ideologi,” ujar Dahnil Anzar Simanjuntak, S.E., M.E., Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, dalam acara Penguatan Ideologi Muhammadiyah yang dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, 4 Februari 2017.

            Dalam kegiatan yang dilaksanakan Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik yang dihadiri oleh seluruh Guru dan karyawan 4 sekolah (SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik, SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik, SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik, dan SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik) dan beberapa sekolah mitra ini menjadi agenda rutin Majelis dalam memberikan tambahan wawasan dan penguatan militansi ber-Muhammadiyah.

            “Ideologi kita harus diperkuat sehingga menjadikan AUM semakin kuat juga,” papar Taufiqullah Ahmadi, M.Pd., ketua PDM Kabupaten Gresik dalam kata sambutannya. “Inilah yang menjadi motor yang mampu mewujudkan Muhammadiyah  menjadi persyerikatan berkemajuan,” tambahnya.

            Hal senada juga disampaikan Bapak Nanang Sutedja, S.E., M.M., selaku ketua Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik dalam prolog awal sebelum kegiatan inti. Beliau menggarisbawahi bahwa sinergi dan kolaborasi adalah salah satu menjadikan Muhammadiyah berkemajuan. Selain itu, semangat ber-Muhammadiyah harus dijadikan sebagai semangat untuk memperkokoh militansi beragama.

            Dalam kesempatan yang sama, juga dilakukan penandatanganan Mou Beberapa AUM Pendidikan SD, SMP, dan SMA dari beberapa PCM di Kecamatan Gresik dengan Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik. Upaya ini dijadikan sebagai energi positif untuk bisa bersama-sama menjadikan pendidikan di Muhammadiyah, khususnya di lingkungan Kab. Gresik bisa lembaga pendidikan berkemajuan.

            Dalam kegiatan yang dikomandani Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik, Dahnil Anzar Simanjuntak, S.E., M.E. menjelaskan secara gamblang tentang beberapa komitmen ber-Muhammadiyah. Hal utama yang menjadi pegangan kader adalah bagaimana kita mengikatkan diri pada paham agama dan perjuangan Muhammadiyah secara utuh.

            “Memperkokoh sistem gerakan dan tidak berpoligami ideologi,” jelasnya, pendek. “Selain itu, proses mengembangkan wawasan dan menjadi pelaku gerakan yang amanah adalah kunci bagaimana memperkokoh komitmen tersebut,” tambahnya.

            Lebih lanjut, beliau menguraikan bagaimana merevitalisasi ideologi dalam Muhammadiyah. Bagi Bapak kelahiran Aceh ini, revitalisasi memiliki peran penting untuk menciptakan ideologi Muhammadiyah yang kuat. Untuk itu, menjelaskan beberapa poin tentang hal tersebut, salah satunya adalah mengefektifkan fungsi-fungsi kepemimpinan kolektif-kolegan secara efektif dan reguler.

            Sejatinya dakwa adalah keteladanan. Guru adalah motor penggerak utama dalam memberikan keteladanan sehingga mampu memberikan model, yang pada akhirnya mampu menjadikan peserta didik memiliki nilai karakter yang baik juga. Inilah nilai yang paling penting untuk terus dijadikan semangat untuk menularkan energi positif.

 

 

 

Pelatihan Training of Trainer Guru Muhammadiyah GKB

“Terus bergerak” adalah motto yang selalu disampaikan oleh ketua Majelis Dikdasmen PCM GKB, Bapak Nanang Sutedja, S.E, M.M. Salah satu cara untuk terus bergerak adalah dengan meningkatkan pengetahuan serta  ketrampilan yang dimiliki oleh segenap guru dan karyawan di lingkungan Majelis Dikdasmen PCM GKB. Program pelatihan TOT atau Training Of Trainer  yang dilaksanakan pada hari Jum’at – Sabtu tanggal 4 -5 November bertempat di aula SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik adalah salah satu upaya yang telah dilakukan.

MARKETING WITH CARE

Sabtu, 24 September 2016 lalu, ustad/zah di lingkungan Majelis Dikdasmen PCM GKB yang meliputi SD Mugeb, BerLIAN School, Spemdalas, dan SMAMIO mengikuti kegiatan pelatihan bertajuk Marketing with Care yang diadakan di SD Muhammadiyah GKB 1. Mengambil slogan don’t be Rambo but sniper, Bapak Doddy Agustian, M.M selaku pemateri pada kegiatan tersebut memaparkan bahwa seorang marketer layaknya seorang sniper yang sekali dia menembak akan tepat pada sasaran, bukan seperti Rambo yang berkali-kali menembak tetapi tidak fokus pada sasaran.

TECHNOPRENEURSHIP

Program Pelatihan Guru khusus Business Center berbasis IT telah dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 10 GKB pada hari Sabtu, 10 September 2016. Kegiatan yang berjudul “How to set up a Schoool Commercial Business Unit” dihadiri oleh Pengurus Majelis Dikdasmen PCM GKB, Wakil Kepala Sekolah bidang Umum, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Koordinator IT, koordinator Ekstrakurikuler dari SD Muhammadiyah GKB 1, SD Muhammadiyah GKB 2, SMP Muhmammadiyah 12 GKB beserta seluruh guru SMA Muhammadiyah 10 GKB.