KUATKAN KARAKTER MENUJU GENERASI MANDIRI

WhatsApp Image 2017-08-20 at 21.10.46Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi agenda wajib seluruh sekolah ditiap tahunnya. Event penyambutan peserta didik baru ini seolah menjadi kultur yang tak terelakkan dari peradaban, tak terkecuali di SMA Muhammadiyah 10 GKB. Kultur ini lebih disebut Fortasi (Forum Ta’aruf dan Orientasi).

Berangkat dari maraknya kasus bully saat masa orientasi peserta didik, SMAMIO kemudian mengusung kegiatan fortasi yang menyenangkan dengan tema “Penguatan Karakter Menuju Generasi Mandiri”. Gerakan anti bullying pun senantiasa digemakan. Diperkenalkan ke seluruh peserta didik juga guru, agar kegiatan yang tidak sesuai dengan hakikat masa orientasi bisa dihilangkan.

Kegiatan Fortasi SMAM 10 GKB dilaksanakan selama seminggu, mulai tanggal 17 – 21 Juli 2017. Rangkaian kegiatan yang diusung pun diupayakan dapat menciptakan rasa nyaman, menyenangkan, dan semangat berkreasi inovatif. Mulai dari pembiasaan islami, pengenalan struktur sekolah, pengembangan diri, hingga menghadirkan pihak Satlantas Polres Gresikuntuk pembekalan safety riding, dan menggelar kuliah premium oleh Dosen Psikologi Unair, Motivator, dan Trainer NaWhatsApp Image 2017-08-20 at 21.09.20sional, Dr. Dewi Retno Suminar, M.Si.

Bahkan, sebagai wujud keseriusannya terhadap fenomena kasus bullying saat ini, SMAM 10 Mendeklarasikan gerakan anti bullying dan perpeloncoan di aula sekolah. Deklarasi ini ditandai dengan penandatanganan spanduk bertuliskan “We Are SMAM10 Anti-Bullying” yang diikuti oleh seluruh siswa dan guru. Acara berjalan nampak riuh, hingga mendatangkan berbagai pihak media yang antusias tuk meliputnya.

Kepala SMAM 10 GKB, Isa Iskandar, menuturkan bahwa deklarasi anti-bullying ini diharapkan dapat melahirkan rasa saling menyayangi dan mem-backup. Sehingga tidak ada lagi bullying dan perpeloncoan, serta menjadikan sekolahku, surgaku.

“Kami ingin, nantinya guru bisa mengajarkan sikap positif dan siswa bisa menghormati guru sebagai pengajar yang mengarahkan,” terang Isa Iskandar, Selasa (18/7/2017).

Program fortasi (Forum Ta’aruf dan Orientasi) tahun ajaran 2017-2018 di SMA Muhammadiyah 10 GKB kali ini juga mengagendakan acara berbeda dari tahun sebelumnya, yakni kuliah premium dengan tema “Penguatan Karakter Menuju Generasi Mandiri”. Kuliah Perdana di awal tahun ini menghadirkan Dr. Dewi Retno Suminar, M.Si pada Selasa, 18 Juli 2017. Beliau merupakan seorang praktisi psikologi, seklaigus pengisi rubrik psikologi di tabloid “NYATA”. Program kuliah premium sangat diminati siswa (baik siswa kelas X, maupun XI), sebab agenda ini melibatkan beberapa ahli secara langsung sebagai pematerinya. Sesuai dengan latar belakang beliau sebagai psikolog, nmaka ibu Dewi pun menyampaikan materi tentang kiat-kiat menjadi seorang remaja yang mandiri dan berkarakater. Tegas, karismatik, tangguh, ceria, humoris, dan sangat memotivasi, itulah sederetan kata yang mampu menggambarkan sosok ibu yang kini sudah memiliki dua cucu tersebut. Psikolog dengan banyak pengalaman tersebut mampu menghidupkan dan menumbuhkan semangat seluruh siswa pada pagi hari itu. Seluruh siswa pun tampak sangat antusias menyimak motivasi-motivasi yang beliau sampaikan.

Melalui gaya bicaranya yang khas, praktisi psikologi asal Surabaya itu memberikan tips-tips untuk menemukan jati diri seorang remaja. Kita bisa menjadi remaja yang berkarakter dengan kata “SMART”. “SMART” merupakan singkatan yang diciptakan beliau untuk memudahkan kita dalam mengingat-ingat karakter yang wajib dipunyai agar mampu menjadi pribadi yang mandiri dan tidak mudah menyerah. Menurut beliau, meskipun siswa-siswa masih SMA, tetapi masa depannya dimulai dari sekarang.

Untuk menjadi remaja yang mandiri dan berkarakter, maka arti kata “SMART” perlu diterapkan. Huruf “S” merupakan singkatan dari kata Smart di Bahasa Indonesia, smart berarti pintar. Sebagai pelajar, tentu menjadi pintar adalah tugas utama. Bukan hanya pintar dalam hal akademik, tapi juga pintar dalam mengolah potensi dan skill masing-masing pribadi. Kemudian huruf “M” yaitu mature. Menjadi dewasa harus kita lakukan, sebab ketika kita dewasa, kita mandiri. Huruf “A” yang memiliki arti adaptable, bisa beradaptasi dan membaur dengan lingkungannya, dimanapun dan kapanpun. Huruf “R” memili arti rapid, yakni cepat / tangkas. Remaja yang mandiri adalah remaja yang mobilitasnya gesik dan quick respons, dan yang terakhir huruf “T” yaitu trust, dapat dipercaya(amanah).

Mulai saat ini, tips-tips itu harus segera direncanakan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar bisa menjadi sosok manusia yang mandiri dan berkarakter. Jika bisa menjadi yang terbaik, kenapa harus menjadi yang biasa aja? Seluruh siswa pun hanyut dalam lantunan motivasi dan nasihat yang beliau sampaikan. (piy&ja).