Tahun ajaran 2017-2018 disambut SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik  dengan berbagai agenda baru yang fresh from the oven. Spiritual Journey paSetelah fortasi di bulan Juli diwarnai oleh kuliah tamu dari dosen psikologi, kini muncul lagi satu program unggulan yang “gres”, yakni Spiritual Journey. Apakah itu? Spiritual Journey merupakan satu agenda yang dikhususkan untuk siswa kelas XI dalam rangka peningkatan rasa sosial dan solidaritas terhadap masyarakat kelas menengah ke bawah. Selain itu, b anyak harapan yang diamanahkan pada program ini, termasuk untuk menambah takaran spiritualitas siswa SMAMIO, serta melatihnya menjadi generasi mandiri dan tidak selalu bergantung kepada orang tua. Yang mengesankan adalah, acara ini tidak dilaksanakan di sekolah, sj day 3melainkan di Desa Lebanisuko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik. Tentu hal ini menjadi poin yang mengejutkan bagi peserta spiritual journey.

Dengan mengusung tema “Tingkatkan Spiritualitas Tanpa Batas”, seluruh tim dan elemen penggerak agenda ini menyiapkan segala kebutuhan dengan sigap demi kelancaran spiritual journey selama tiga hari, Jumat, 25 Agustus 2017 s.d Sabtu, 27 Agustus 2017.

Jumat, 25 Agustus 2017 pukul 06.30 wib, berangkatlah seluruh rombongan dari sekolah berslogan “Excellent with Character Education” ini menuju TKP menggunakan armada tujuh elf dan satu mobil pick up. Perjalan ke Wringinanom memakan waktu selama dua jam. Pukul 09.00 wib, dengan selamat, akhirnya sampailah seluruh peserta di tempat tujuan yakni di titik kumpul panti asuhan Al-Ihsan, Lebanisuko. Pembukaan pun digelar di masjid Al-Ihsan, di depan panti asuhan dan dibuka dengan sambutan oleh Kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB, Isa Iskandar, S.Si dan pengasuh panti asuhan Al-Ihsan, Ustadzah Rohmatin. Selepas pembukaan, seluruh peserta makan siang bersama, kemudian dilakukan pemetaan orang tua asuh. Jadi, seluruh peserta dibagi menjadi 30 kelompok. Setiap kelompok terdiri atas lebih kurang 3 siswa. Setiap kelompok diberi informasi mengenai nama orang tua asuh dan mereka dihimbau untuk mencari rumah orang tua asuh secara mandiri. Seluruh aktivitas peserta terdokumentasi di rumah orang tua asuh. Mereka wajib membantu dan mengikuti apapun aktivitas yang dilakukan oleh orang tua asuh. Orang tua asuhnya pun telah dipilihkan, yakni personal yang memiliki profesi di lingkungan sekitar rumah, seperti petani, peternak, pedagang warung, pedagang kue, dan profesi lain yang berpotensi menambah pengalaman peserta spiritual journey.

Di hari kedua, Sabtu, 27 Agustus 2017, sejak pukul 03.00 wib, sudah mulai terjadi aktivitas. Masjid desa dipenuhi siswa-siswa SMAMIO yang sedang melaksanakan salat tahajud berjama’ah, kemudian dilanjut muraja’ah dan disambung salat subuh. Sinar matahari pagi menjadi saksi partisipasi peserta dalam membantu orang tua asuhnya. Mereka berbondong-bondong pergi ke ladang. Ada yang mencangkulI lahan sawah bekas panen, ada yang ke ladang hendak mengunduh singkong, ada pula yang memanen jagung, bahkan ada yang pergi “ngarit” untuk memberi makan hewan ternaknya, sapi-sapi milik orang tua asuh. Tak berhenti hanya disitu saja, peserta putri juga sibuk dengan schedule lain. Di rumah orang tua asuh, mereka membantu berdagang rujak cingur, dan membuat kue-kue pesanan. Adapula yang memproduksi susu sari kedelai. Ragam aktivitas itu menjadi bukti bahwa rasa sosial dan solidaritas mereka teraplikasikan di sini. Yang lebih menantang lagi, ada kelompok siswa putra yang mendapat orang tua asuh berprofesi sebagai tukang selep padi. Tanpa tinggal diam, mereka lekas membantu seluruh kegiatan di tempat gilingan padi tersebut. Mulai dari mengangkut karung-karung padi, memasukkannya ke mesin penggilingan, menadahi hasil penggilingan, juga sampai mengangkut hasil penggilingan berkarung-karung naik ke truck pengangkutan. Sungguh luar biasa. Siswa-siswa SMAMIO yang dikenal berasal dari keluarga cukup “ada”, ternyata bisa dan sanggup berbaur dengan masyarakat menengah ke bawah, bahkan turut terjun langsung menggantikan tenaga-tenaga mereka menghadapi kerasnya profesi-profesi “kasar” sedemikian rupa.

Melalui kegiatan ini, seluruh peserta benar-benar ditempa dan diberi pengalaman. Siswa yang biasanya cuek, pendiam, dan tidak peduli, kini sudah berganti menjadi pribadi yang peduli, dan suka menolong. Semoga waktu singkat yang hanya tiga hari ini memberi manfaat yang banyak, yang tak bisa dihitung dengan jari. (piy)

 

Categories:

Tags:

Comments are closed

December 2021
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Hubungi Kami:
Alamat:
SMA Muhammadiyah 10 GKB
Jl. Raya Mutiara No 95 PPS

Telp./Fax: 031-99006210
Email : smamiogkb@gmail.com
Link Terkait





ARCHIVES
Calender
December 2021
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Video Profil
WISUDA 1 SMAMIO

IPM SMAMIO
Peta