Harapan dan Doa Orangtua di Wisuda Smamio

PWMU.CO – Harapan dan Doa Orangtua di Wisuda Smamio disampaikan Choirul Anam dalam Wisuda III Tahun 2021 SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) yang digelar secara luring dan daring, Kamis (10/6/2021).

Dalam sambutannya ayahanda Akmal Fajrul Falah siswa kelas XII MIA 2 itu mengajak untuk mengingat kembali perjalanan pendidikan anak-anak sejak masuk Smamio tiga tahun silam.

“Pada waktu itu, hujan, panas sekolah banyak tugas dari guru-guru, baik individu dan kelompok. Ditambah lagi dengan adanya pandemi Corona (Covid-19). Hal ini tidak membuat kami menjadi ragu. Akan tetapi menjadi semakin kompak untuk bekerja sama dengan anak-anak kita demi mengemban tugas sebagai seorang wali atau orang tua,” ungkapnya.

Dalam kondisi pandemi ini, lanjutnya, kami selalu berdoa agar anak-anak, bapak, ibu guru dan para orangtua selalu diberikan kesehatan, serta bisa melalui kondisi ini dengan sebaik-baiknya.

Bapak yang kerap dipanggil Anam, juga mengungkapkan di tengah pandemi Covid-19 ini, para gurutelah banyak menguras energi, pikiran, dan stamina dalam usaha memaksimalkan proses belajar mengajar.

“Meskipun banyak sekali kendala dalam memaksimalkan pembelajaran, akan tetapi Bapak-Ibu Guru tidak pernah patah semangat, banyak inovasi dan kreativitas dalam mengembangkan proses pembelajaran,” ucapnya.

Terbukti, lanjutnya, guru-guru Smamio berhasil mengantar siswa-siswi untuk mendapatkan prestasi dan penghargaan. Baik prestasi akademik maupun non-akademi. Baik dari tingkat nasional atau internasional. “Sungguh kami sangat bangga dan mengapresiasi.” ucapnya.

Harapan dan Doa

Dia juga menyampakan harapan dan doa untuk Smamio.
“Semoga ke depan Smamo tetap berprestasi dan menjadi sekolah favorit yang diidamkan para siswa dan calon siswa, para wali dan calon wali,” harapnya.

Anam menuturkan, ilmu, budi pekerti, dan ketakwaan yang telah diajarkan di sekolah ini, menjadi bekal nanti di masa depan untuk meraih kesuksesan.

“Kami harap dengan bekal ilmu budi pekerti dan ketakwaan, yang telah diasah di sekolah menjadi pembiasaan yang harus dilanjutkan oleh anak-anak. Sebagai modal untuk menitih pendidikan yang lebih tinggi dan untuk merai kesuksesan lainnya sesuai pilihannya di masa depan,” ujarnya.

Apresiasi padaSekolah

Dalam sambutannya, Anam juga tidak lupa mengucapakan terima kasih dan ucapan permohonan maaf.

“Saya ucapakan banyak terima kasih kepada bapak kepala sekolah serta guru-guru yang tulus dan sabar dalam pendidikan, membimbing anak-anak kami. Kami tidak bisa membalas yang pantas. Semoga Allah
SWT yang membalas pahala dan dicatat sebagai amal jariah yang tak terputus,” ucapnya.

Dan saya mohon maaf, sambungnya, apabila putra-putri kami selama bersekolah di sini ada tindak tanduk yang kurang berkenan dan hal yang dilakukan membuat kurang nyaman. “Saya ucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya,” kata dia. (*)

Penulis Novita Zahiro Editor Mohammad Nurfatoni

https://pwmu.co/195555/06/10/harapan-dan-doa-orangtua-di-wisuda-smamio/