• Open PPDB 2020-2021
  • Networking Highlight

Kompetisi KTI Smamio Latih 4 Hal Ini

Peserta Kompetisi KTI siswa Smamio saat mengikuti Pengumuman Final Class Research and Education Award via Zoom (Istimewa/PWMU.CO)

Peserta Kompetisi KTI siswa Smamio saat mengikuti Pengumuman Final Class Research and Education Award via Zoom (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Kompetisi KTI Smamio melatih kepekaan sosial dan berpikir kritis disampaikan Koordinator Literasi dan Pelatihan Nanik Rahmawati Fuadah MSi, Jumat (12/6/20).

Dalam kegiatan Final Class Research and Education Awards, siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik secara tim adu karya tulis ilmiah (KTI).

Nanik Rahmawati Fuadah menyampaikan ada emat tujuan dalam Program Final Class Research and Education. Pertama untuk melatih kepekaan siswa terhadap kondisi dan permasalahan yang ada disekitar.

Kedua, melatih berpikir kritis dan mencari solusi atas kondisi dan permasalahan yang ada sekitarnya. Ketiga, menerapkan ilmu yang telah diperoleh di kelas melalui penelitian sederhana.

Keempat, melatih siswa mengungkapkan gagasan dan hasil penelitian mereka dalam bentuk tulisan sebagai bentuk pengembangan literasi dan pendidikan.

“Kami berharap dengan terbiasanya siswa dalam menulis karya tulis ilmiah sejak SMA, siswa melatih diri dalam membuat karya tulis ilmiah dan siap mengikuti kompetisi karya ilmiah,” ujarnya.

Nanti, sambungnya, saat di kampus impian siswa tidak mengalami kesulitan dalam penulisan karya ilmiah karena sudah dibekali sejak duduk di bangku SMA.

Bimbingan Guru secara Online

Program final Class Research and Education yang diikuti siswa kelas X dan kelas XI ini tidak lepas dari semangat siswa dan guru pembimbing dalam menulis karya ilmiah.

Aulia Nabila kelas XI MIA 1 mengaku mendapat bimbingan dari gurunya secara virtual saat proses sampai menyelesaika KTA.

“Program ini sangat bermanfaat, melalui karya tulis ini saya bisa menuangkan ide dan gagasan saya terkait Covid-19,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, selain itu secara tidak langsung dia dan teman-temannya belajar melakukan riset penelitian lebih awal sebelum nanti mengenal tugas akhir kuliah seperti skripsi. Ini bisa jadi bekal untuk ke depan.

Waka Bidang Pengembangan Pendidikan Jamilah SSi menyampaikan ini menjadi program tahunan bagi seluruh siswa Smamio agar siswa terlatih dalam menulis dan mengikuti kompetisi karya ilmiah.

“Bisa karena biasa. itu yang kita sampaikan pada siswa-siswi kita,” ujarnya.

Seperti diketahui, dalam kompetisi ilmiah, siswa Smamio berhasil meraih silver medal dalam online Science Project Competition. Prestasi ini yang menjadikan siswa tersebut berhasil mewakili Indonesia mengikuti kompetisi online internasional pada acara World Invention and Exhibition (WICE) 2020. (*)

Penulis Ririn Masfaridah. Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.

 

Selengkapnya : https://pwmu.co/151874/06/15/kompetisi-kti-smamio-latih-4-hal-ini/ 

Peneliti Muda SMAMIO Mewakili Indonesia Menuju Kompetisi Internasional

WhatsApp Image 2020-06-15 at 14.14.50

SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik mewakili Indonesia dalam kompetisi online internasional. Siswa yang tergabung dalam tim Creative Research SMAMIO (CR10) akan berjuang dalam ajang World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2020 secara online pada tanggal 12 – 16 September 2020. Melalui penelitian obat kumur dari daun kelor mampu mengantarkan siswa SMAMIO menuju kompetisi internasional.

Siswa yang berprestasi adalah Amalia Dwi Berliyanti (kelas XI Mia 2), Auliya’ Nabilah Syaban (kelas X Mia 3) dan Arina Felsia (kelas XI Mia 1).

Guru pembimbing penelitian Nanik Rahmawati Fuadah, M.Si menyampaikan tahapan yang dilalui sampai lolos ke internasional. “Awalnya siswa mengikuti lomba Online Science Project Competition (OSPC) 2020 dibulan Februari yang diadakan oleh IYSA (Indonesian Young Scientist Association) yang bertujuan untuk menyeleksi para peneliti muda Indonesia. Dari kompetisi ini SMAMIO meraih silver medal di bulan Maret dan berhak melaju ke babak internasional. Pemanggilan pemenang disampaikan tertulis ke sekolah bulan Juni 2020”. Ujarnya alumni pasca sarjana jurusan Kimia Institut Teknologi Bandungi ini.

Nanik menambahkan judul penelitiannya adalah the mouthwash formulation of moringa leaf and its activity as An antibacteria streptococcus mutants (Formulasi obat kumur daun kelor dan aktivitasnya sebagai antibakteri). Pengambilan judul ini karena keresahan anak anak dengan obat kumur di pasaran teralu kuat efeknya ketika digunakan. Ternyata setelah ditelusuri banyak zat zat kimia yg tidak boleh tertelan ketika kita menggunakan obat kumur, padahal pasti ada sedikit yang tertelan ketika kita gunakan. Melalui penelitian ini ternyata daun kelor bisa dibuat menjadi obat kumur yang berkualitas dan bisa bersaing dengan obat kumur yang beredar dipasaran.”

“Ketelatenan melakukan metode ilmiah dan semangat untuk mengembangkan kemampuan literasi ilmiah merupakan modal penting untuk menjadi peneliti muda mencapai keberhasilnnya” pesan koordinator bidang literasi dan penelitian ini.

Amalia Dwi Berliyanti salah satu tim CR 10 menyampaikan rasa bahagianya atas prestasi yang diperolehnya.

“Alhamdulillah senang punya kesempatan buat ikut kompetisi internasional. Terima kasih buat teman teman dan guru pendamping yang dengan sabar mendampingi kita selama ini’. Amel sapaan dari Amalia Dwi Berlianti ini juga menyampaikan persiapannya menuju kompetisi berikutnya.
”Karena kompetisi internasional, maka persiapan dalam bahasa inggrisnya dan menyiapkan paper untuk sesi presentasi online”

Selamat semoga juara.
(UN)

Award Smamio bagi Peneliti saat Pandemi

Siswa-siswi Smamio saat mengikuti Pengumuman Final Class Research and Education Award lewat Zoom, Jumat (12/06) (Novania Wulandari/PWMU.CO)

Siswa-siswi Smamio saat mengikuti Pengumuman Final Class Research and Education Award lewat Zoom, Jumat (12/06) (Novania Wulandari/PWMU.CO)

PWMU.CO – Award Smamio diberikan kepada peneliti muda saat belajar dirumah (BDR) masa pandemi Covid-19 melalui progrom Final Class Research and Education, Jumat (12/6/20).

Sebanyak 51 kelompok siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik berkompetisi dalam program akhir tahun pelajaran ini.

Berlangsung dua hari, Rabu-Kamis (10-11/06/2020) mereka mempresentasikan hasil karya ilmiah yang diproduksi saat belajar di rumah. Mereka melakukan presentasi di depan guru pembimbing dan juga penguji secara online lewat aplikasi Zoom.

Koordinator Literasi dan Penelitian Nanik Rahmawati Fuadah MSi mengatakan kegiatan ini bertujuan mendorong bakat siswa dalam menulis karya ilmiah. Juga melatih kerja sama tim meskipun anak-anak masih belajar di rumah dan bimbingan pun dilaksanakan secara online.

“Hasil karya tulis ilmiah yang telah dikumpulkan dan dipresentasikan oleh tiap kelompok ini selanjutnya dinilai. Penilaian ini dilihat dari berbagai macam aspek, lalu diumumkan secara online,” jelasnya.

Berlatih Membuat Karya Tulis

Wakil Kepala Sekolah Bidang Pengembangan Pendidikan Jamilah SSi meyakini kegiatan Final Class Research and Education Award ini bisa digunakaan sebagai persiapan agar ke depan siswa-siswi Smamio lebih terlatih mengikuti kompetisi karya tulis ilmiah.

“Semua yang kami upayakan ini pasti akan berguna di jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi. Tentunya agar siswa kami bisa lebih fight, lebih kuat untuk bersaing di luar sana karena dunia tidak akan semakin mudah tapi akan semakin berkembang,” sambungnya.

Jamilah menjelaskan dalam kegiatan ini ada beberapa penghargaan yang diberikan untuk siswa sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan motivasi mereka melakukan penelitian.

“Lewat aplikasi Zoom, kami mengumumkan kategori penghargaan untuk siswa-siswi yang karya tulisnya memiliki nilai yang lebih baik di antara yang lain. Ada juga penghargaan untuk siswa peraih nilai terbaik pada tryout UTBK dan tryout TPS di bulan April. Selain itu juga ada penghargaan untuk siswa yang berpartisipasi aktif dalam pembelajaran online saat Study from Home,” ujarnya.

Seusai diumumkan para pemenang, Kepala Smamio Isa Iskandar SSi MPd mengucapkan apresiasinya dan berharap agar siswa Smamio terus mengembangkan riset.

“Teruslah mengasah soft skill menulis karena hal ini merupakan salah satu persiapan menjadi mahasiswa yang ending-nya adalah melakukan riset atau penelitian baik dalam skripsi, tesis, dan disertasi,” tambahnya.

Para Pemenang Award Smamio

Berikut daftar kategori penghargaan dan pemenangnya Final Class Research and Education Award.

A. Kategori The Best Scorer of Try Out TPS Grade X:

  1. Aidah Halimatus Sadiyah (Kelas X MIA 3)
  2. Kalula Zara Inara (kelas X IIS 1)

B. Kategori The Best Scorer of Try Out UTBK in April:

  1. Yoraisa Ghany Setiawan (Kelas X MIA 3)
  2. Ariesha Meivia A (kelas X IIS 2)
  3. Dzakwan Alif Firmansyah H (Kelas XI MIA 3)
  4. Sirru Sadrina (Kelas XI IIS 1)

C. Kategori The Most Active Students in Following Online Learning

  1. Azzahra Egilia (X MIA 1)
  2. M Andhika Rizky (X MIA 2)
  3. Nasywa Putri N (X MIA 3)
  4. Reihan Muzakki (X IIS 1)
  5. Abiyyu Muhammad N (X IIS 2)
  6. Auliyaa Nabilah S (XI MIA 1)
  7. Zumar Nur Firdaus (XI MIA 2)
  8. M Fatih Maarif (XI MIA 3)
  9. Ishika Marsha Devanda (XI IIS 1)
  10. Adilian Rifqi Ananda (XI IIS 2)

D. Kategori The Best Group of Final Research Project Grade X

  1. Juara I: Tasbita Fazha dan Mirna Rahma Aulia dengan judul “Pengaruh Kreativitas Guru dalam Motivasi Minat Belajar Siswa”
  2. Juara II: Hasna Tasbita, Azzahra Egilia dan Awanis Farhana dengan judul “Konvoi – Konferensi Ora Isin”
  3. Juara III: Tiara Azzahra Yasmin dan Sayyida Nabila Ahmad dengan judul “Saling Bersinergi Tangani Kemacetan Tanah Air”

E. Kategori The Best Group of Final Research Project Grade XI

  1. Juara I: Amalia Dwi Breliyanti dan Revi Febriani Putri dengan judul “Pengaruh Cinta Lawan Jenis terhadap Motivasi Proses Belajar Siswa SMA Muhammadiyah 10 GKB”
  2. Juara II: Nadya Mazayu dan Feby Salsabila dengan judul “Efektivitas Zoom dalam Mendukung Proses Belajar Siswa di Rumah”
  3. Juara III: Sirru Sadrina & Maghfiroh Mutiarasari dengan judul “Analisis Penyebab Kebosanan Remaja saat di Rumah delama PSBB dan Bagaimana Cara Mereka Mengatasinya”

Selamat untuk para juara! (*)

Penulis Novania Wulandari. Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.

Selengkapnya : https://pwmu.co/151830/06/14/award-smamio-bagi-peneliti-saat-pandemi/ 

Siswa Smamio Juara Tilawah Nasional

Siswa Smamio Juara I Tilawah Tingkat Nasional. Adi Amar adalah muadzin dan imam muda Smamio. (Istimewa/PWMU)

Siswa Smamio Juara I Tilawah Tingkat Nasional. Adi Amar adalah muadzin dan imam muda Smamio. (Istimewa/PWMU)

PWMU.CO – Siswa Smamio Juara I Tilawah Tingkat Nasional, Jumat (22/5/20). Dia adalah Adi Amar Haikal Husin. Lomba ini diadakan secara online oleh Muslimapp (Muslim Application).

Siswa yang duduk di bangku kelas XI MIA 1 SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Greisk ini berhasil menjadi juara I Lomba yang diikuti komunitas Muslim seluruh Indonesia.

Lomba yang dipandu langsung Syam Elmarusy atau yang biasa dikenal ustad Syam ini, Adi Amar mengikuti lomba murottal dengan cara mengirim video secara online.

Siswa yang duduk di bangku kelas XI MIA 1 SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Greisk ini berhasil menjadi juara I Lomba yang diikuti komunitas Muslim seluruh Indonesia.

Lomba yang dipandu langsung Syam Elmarusy atau yang biasa dikenal ustad Syam ini, Adi Amar mengikuti lomba murottal dengan cara mengirim video secara online.

Dihubungi PWMU.CO, Senin (25/5/2020) Adi Amar menceritakan bagaimana dia mempersiapkan lomba. Alumnus SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik ini hanya butuh waktu sekitar tiga jam.

“Saya menyiapkan waktu selama tiga jam saja karena sebelumnya sudah sering pembinaan di sekolah dan murattal sudah menjadi bagian dari hobinya,” ujarnya.

Dia merasa senang atas perjuangannya yang telah berbuah prestasi. Ada perasaan lega, apa yang telah diusahakan selama ini bisa memberikan kebahagiaan bagi orangtua dan sekolah.

Pembinaan Intensif dari Pembina

Keberhasilan Adi Amar tak lepas dari tangan dingin guru pembinanya yaitu Siswanto SPdI. Guru al-Islam ini memberikan waktunya setiap hari di waktu sore sepulang sekolah.

Siswanto mengenal awal Adi Amar sebagai muadzin. Awalnya dia tertarik dengan suara dan lagunya tapi hal makhraj perlu pembinaan.

“Suatu saat saya meminta dia membaca al-Quran. Dari proses membacanya, perlu dibina dalam hal makhraj. Saya bilang sama dia, apakah kamu mau hasil yang lebih baik, dia jawab sangat mau. Sadar atas kekurangannya, dia memiliki semangat dalam latihan meskipun sedikit pemalu,” cerita Waka Ismuba ini.

Siswanto mengungkapkan, sejak saat itu ketika dia di kelas X semester ll, sekolah memberikan pembinaan khusus setiap hari  habis pulang sekolah, pukul 16.00-17.00.

Dia menjelaskan, Adi Amar pun sering mengikuti lomba. Hal ini penting untuk menumbuhkan kepercayaan diri. Dengan motivasi tinggi dan belajar dengan serius diperoleh hasil yang maksimal.

Siswanto menjelaskan, atas kegigihan dalam berlatih itu prestasi Adi Amar pun semakin meroket. Tahun 2018 lalu dia berhasil meraih juara I Murattal Tingkat Nasional 

Aktif sebagai Muadzin dan Imam Muda

Bukan hanya meraih prestasi, Adi Amar pun aktif sebagai muadzin dan imam di masyarakat.

Siswanto pun mengungkapkan selama menjadi imam, respon jamaah sangat bagus. Salah satunya yang berkesan menjadi imam shalat gerhana.

“Pada gerhana matahari 26 Desember 2019, Adi Amar menjadi imam di Masjid Nurul Jannah PT Petrokimia Gresik. Alhamdulillah jamaah sangat puas dengan apa yang dia tampilkan saat menjadi imam,” jelasnya.

Kini, Adi Amar pun banyak yang meminta menjadi imam tetap. Di antaranya Masjid Taqwa Pondok Permata Suci, Masjid Istiqomah BP Kulon, Masjid Taqwa Kemasan Gresik, dan Masjid Taqwa SMPM 12 GKB.

Selain menjadi imam masjid Gresik, dia juga pernah menjadi imam di Masjid Medina Luhur Kebraon Surabaya, Masjid Roudlotul Jannah, dan Masjid Arridwan Johor Perak Surabaya.

Semakin banyak jam terbang menjadikan Adi Amar imam muda yang patut dibanggakan sekolah dan masyarakat. Dia dikenal santun dan selalu respon terhadap tanggapan atau kritikan jamaah. (*)

Penulis Ulyatun Nikmah. Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.

 

Selengkapnya : https://pwmu.co/149448/05/25/siswa-smamio-juara-tilawah-nasional/

Pengumuman Kelulusan Tahun Pelajaran 2019-2020

IMG-20200502-WA0038

Assalamualaikum Wr.Wb.

 

Hari ini, Sabtu 2 Mei 2020 tepat di peringatan Hari Pendidikan Nasional. Melalui daring, SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik mengumumkan hasil kelulusan siswa kelas XII tahun pelajaran 2019-2020 telah dinyatakan LULUS 100%.

 

Selamat untuk seluruh siswa kelas XII angkatan ke dua SMAMIO. Manfaatkan bulan Ramadhan di tengah pandemi ini dengan memperbanyak beribadah di rumah. Ekspresikan rasa syukur atas kelulusan dengan lebih mendekatkan diri kepada Allah. Selamat dan sukses juag untuk siswa kelas XII yang telah diterima di Perguruan Tinggi Negeri ternama di Indonesia melalui jalur SNMPTN 2020. Bagi siswa yang belum diterima di kampus impian, tetap semangat dan terus berjuang. Banyak berdoa serta memohon restu kedua orang tua.
Terima kasih seluruh siswa kelas XII yang telah berproses dengan baik selama ini. Mungkin masih ada banyak hal yang belum sempat kami berikan kepada kalian. Semoga ilmu-ilmu, pengalaman, dan kesempatan yang telah diberikan sekolah kepada kalian bisa menjadi bekal untuk kehidupan di masa mendatang. Terima kasih juga untuk seluruh wali murid kelas XII yang telah memberikan kepercayaan kepada SMAMIO dalam proses belajar Ananda.

 

IMG-20200502-WA0031
Tak terasa 3 tahun telah dilalui bersama. Belajar dalam kelas telah usai. Betapa sulit untuk mengucapkan sebuah perpisahan kepada siswa angkatan ke dua SMAMIO. Bertemu di tahun 2017 dengan pelukan, berpisah di tahun 2020 tanpa jabat tangan. Perpisahan tanpa direncanakan dan tanpa ada ucapan selamat tinggal. Perpisahan itu akan selalu ada, karena kita telah berjumpa, bersama, dalam canda, tawa, dan bahagia. Setiap tetes air mata yang tertumpah di hari ini, akan menjadi saksi atas jalinan erat yang selama ini kita simpul erat-erat. Meski bagi kalian perpisahan di tahun 2020 tidak memberikan kesan apa-apa sebab maraknya pandemi corona, tetapi kenangan yang ada di sekolah ini akan tetap terjaga. Kegiatan-kegiatan yang ada di sekolah ini tentu akan kalian rindukan. Perpisahan mengajarkan kita untuk menghargai bahwa setiap detik adalah anugerah.

 

Semoga sukses untuk kalian semua, doa terbaik ustadz-ustadzah mengiringi langkah kalian. sampai ketemu di lain hari dengan cerita kesuksesan yang berbeda-beda.
Wassalamualaikum Wr. Wb.