• Networking Highlight
  • Indent PPDB 2021-2022

Islam Menurut Paham Muhammadiyah

 
Islam menurut maham Muhammadiyah disampaikan Ketua PDM Kabupaten Gresik Taufiqullah Ahmadi MPd, Sabtu (24/10/20).

Dr Taufiqullah Ahmadi MPd saat memberikan pengajian Iftitah (Tangkapan layar Ulyatun Nikmah/PWMU.CO)

PWMU.CO – Islam Menurut Paham Muhammadiyah disampaikan Ketua PDM Kabupaten Gresik Dr Taufiqullah MPd, dalam Penguatan Ideologi Muhammadiyah yang digelar Majelis Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik, Sabtu (24/10/20). 

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Gresik itu menyampaikan paham Islam menurut Muhammadiyah.

“Secara etimologi, Islam artinya damai, selamat, dan berserah diri. Sedangkan secara terminologi arti Islam menurut Muhammadiyah ada dua yaitu Islam umum dan khusus,” terangnya

Dalam kegiatan secara virtual yang diikuti guru dan karyawan sekolah Muhammadiyah GKB Gresik, SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik, SD Muhammadiyah 2 GKB GresikSMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik, dan SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik serta sekolah mitra, Taufiqullah memaparkan Islam secara umum artinya syariat Allah yang diturunkan pada para nabi. Kemudian para nabi menjelaskan syariat Allah pada umatnya untuk memperbaiki kehidupan manusia agar lebih baik.

Sedangkan pengertian Islam secara khusus, lanjutnya, artinya Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad yang berisi perintah dan larangan dengan tujuan memperbaiki hidup manusia.

“Oleh karena itu, kita semua perlu menguatkan pemahaman Islam berdasarkan Islam Muhammadiyah, Islam yang bersumber dari al-Quran dan as-Sunnah yang bisa diterapkan di semua aspek kehidupan,” tambahnya. 

Tujuh Karakter Islam Muhammadiyah

Taufiqullah mengungkapkan, ada tujuh karakter Islam Muhammadiyah yang bisa diterapkan di semua aspek kehidupan. Pertama, Islam secara utuh yang artinya berislam itu tidak hanya ritual saja tapi harus diimplementasikan secara utuh di seluruh aspek kehidupan.

“Kedua adalah Islam yang washatiyah, artinya umat Islam harus bisa (di tengah-tengah dan) menjadi teladan bagi umat yang lain,” ujarnya.  

Ketiga, sambungnya, Islam berkemajuan. Artinya umat Islam harus menerapkan karakter yang berkemajuan seperti menghargai waktu. waktu jauh lebih bahaya daripada kematian. Jika kematian meninggalkan dunia, waktu justru meninggalkan dunia dan akhirat.

Keempat, Islam yang  selalu mengembangkan ilmu pengetahuan. Maksudnya umat Islam tidak boleh berhenti belajar untuk memgembangkan ilmu pengetahuan agar berkompeten di bidangnya masing-masing.

Kelima, selalu berorientasi pada masa depan. Menurutnyam, umat Islam tidak boleh sibuk membahas masa lalu, tapi harus berpikir ke depan. Keenam, melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. “Umat Islam tidak boleh berdiam diri, setiap harinya harus berubah ke arah yang lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.

Ketujuh, Islam yang rahmatan lil alamin. Artinya Islam sebagai agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi seluruh alam semesta. Dengan Islam yang rahmatan lil alamin kita dianjurkan untuk saling memberi dan mengasihi pada sesama makhluk Allah.

“Tujuh karakter Islam Muhammadiyah tadi harus bisa diterapkan umat Islam di semua aspek kehidupan untuk kehidupan yang lebih baik,” tegasnya

Update dan Upgrade Kompetensi

Pada kesempatan yang sama, Ketua Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik Nanang Sutedja SE MM berpesan pada seluruh peserta untuk selalu update dan upgrade kompetensi di masing-masing sekolah. Agar sesuai dengan yang diharapkan persyarikatan Muhammadiyah.

“Sekolah Muhammadiyah GKB berkembang sampai saat ini karena terus melakukan update dan upgrade di semua bidang,” ujarnya.

Nanang menjelaskan kegiatan Penguatan Ideologi Muhammadiyah yang diadakan secara rutin melalui virtual ini juga merupakan bentuk dalam menjaga keteguhan dan spirit di persyarikatan. (*)

https://pwmu.co/166069/10/24/islam-menurut-paham-muhammadiyah/

Penulis Ririn Masfaridah. 

Co-Editor IchwanArif.

Editor Mohammad Nurfatoni.

Ketua PCIM Taiwan Bicara Internasionalisasi Muhammadiyah

Ketua PCIM Taiwan Andi Azhar, MBA (Ph.D Cand) membicarakan internasionalisasi Muhammadiyah dalam kegiatan webinar Penguatan Ideologi Muhammadiyah, Sabtu (24/10/20).
Ketua PCIM Taiwan Andi Azhar saat memaparkan materi dalam kegiatan Penguatan Ideologi Muhammadiyah Majelis Dikdasmen PCM GKB (Tangkapan layar Devi/PWMU.CO)

PWMU.CO – Ketua PCIM Taiwan Andi Azhar MBA membicarakan internasionalisasi Muhammadiyah dalam webinar Penguatan Ideologi Muhammadiyah yang digelar Majelis Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB Gresik secara virtual Sabtu (24/10/20).

Andi mengingatkan kembali agar Muhammadiyah di abad kedua kelahirannya ini tetap berkomitmen kuat dalam upaya dakwah pencerahan. Salah satunya adalah gerakan dakwah internasionalisasi.

“Internasionalisasi dakwah oleh Muhammadiyah harus dibuktikan dengan kemampuannya dalam mengembangkan dakwah sampai ke luar negeri melalui pendirian PCIM (Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah) yang tersebar di seluruh dunia,” ujarnya.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan Tim Sinergi Al-Islam Majelis Dikdasmen PCM GKB Gresik ini Andi memaparkan dakwah adalah proses yang dilakukan terus-menerus dengan tujuan memberikan pencerahan kepada masyarakat untuk memilih jalan yang lebih baik kepada Allah.

“Artinya apa yang dilakukan Muhammadiyah selama terhitung dari 108 tahun lalu sampai sekarang dan kapan pun, Muhammadiyah terus melakukan kebaikan di jalan dakwah,” ujarnya.

Azhar yang juga kader Muhammadiyah Bengkulu ini juga menyampaikan menjadi  guru di Sekolah Muhammadiyah berarti merupakan jalan dakwah pula.

“Guru di sekolah Muhammadiyah memiliki tujuan untuk memberikan pengetahuan dan mengubah masyarakat dari yang tidak tahu menjadi lebih tahu,” imbuhnya.

Nilai Dakwah Bermuhammadiyah

Andi Azhar memaparkan dalam ber-Muhammadiyah ada beberapa nilai dakwah yang harus dijunjung tinggi. “Nilai-nilai ini merupakan nilai Ilahiah dan Insaniah.

Ilahiah, menurutnya, berarti hablunminallah. Artinya segala nilai tersebut berhubungan dengan Allah. Sedangkan insaniyah berarti hablunminnaas, artinya nilai tersebut berhubungan dengan sesama Manusia.

Karena itu nilai dakwah Muhammadiyah yang pertama adalah nilai tauhid. Artinya dakwah Muhammadiyah hanyalah menyeru kepada Allah SWT. “Maka dari itu, Muhammadiyah selalu menyeru untuk meninggalkan hal-hal tahayyul, bidah, ataupun khurafat dan kepercayaan lain selain yang menyembah Allah,” jelasnya.

Yang kedua adalah nilai rahmatan lil-alamin. Islam, katanya, hadir sebagai agama yang cinta damai. Oleh karena itu, Muhammadiyah pun harusnya memiliki rasa welas asih antar makhluk Allah.

“Contoh yang dapat diambil adalah berdirinya  perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM) yang hadir tidak hanya untuk mahasiswa Muhammadiyah, namun juga untuk  mahasiswa non-Muhammadiyah bahkan non-Muslim sekalipun,” terangnya.

Nilai Modernisme

Andi Azhar mengatakan poin ketiga adalah nilai modernisme. Seiring berkembangnya zaman, Muhammadiyah selalu berupaya untuk melakukan pembaruan metode maupun cara dalam berdakwah dan sesuai dengan porsi target dakwahnya.

“Hal ini pun dibuktikan Muhammadiyah merupakan organisasi Islam modern yang mampu keluar, berkembang dan diakui di luar negeri,” paparnya.

Keempat adalah nilai pendidikan. Sejak awal didirikan oleh KH Ahmad Dahlan, hingga saat ini Muhammadiyah selalu berupaya untuk menghadirkan pendidikan unggul. Andi menjelaskan, pendidikan adalah cara mengeluarkan masyarakat dari pembodohan. 

“Mungkin dahulu manusia masih terkotak-kotak dalam strata-strata atau kasta, namun Muhamamdiyah sadar bahwa setiap manusia berhak mendapatkan pendidikan,” ungkap dosen di Department of Foreign Language and Literature, Asia University-Taiwan ini.

Kelima adalah nilai filantropi. Dalam hal ini, lanjutnya, Muhammadiyah telah berkembang dan memiliki gerakan gotong royong tidak hanya di dalam negeri namun juga di luar negeri.

“Salah satu bentuk nyata nilai filantropi Muhammadiyah di luar negeri adalah dengan berdirinya Muhammadiyah Act, serta organisasi otonom yang ada di PCIM yang membantu negara lain seperti Myanmar ataupun Filipina,” jelasnya.

Keenam adalah nilai kesetaraan. Artinya tidak ada kotak-kotak kasta di Muhammadiyah. Setiap manusia memiliki hak mendapat pencerahan untuk berjalan di jalan Allah.

Mengapa Harus Internasionalisasi

Andi Azhar menjelaskan Muhammadiyah merupakan gerakan dakwah pencerahan. Karena Muhammadiyah dianggap mampu membuat penyempurnaan dan pembaharuan guna memperluas ikhtiar dakwah di seluruh dunia.

“Saat ini, terhitung ada 26 PCIM di seluruh dunia. Beberapa dari PCIM ini pun memiliki partisipasi dalam berbagai organisasi maupun aktivitas luar negeri. Seperti Muhammadiyah Act. Ada pula yang menjadi anggota ECOSOC di PBB. Hal tersebut akan membuat Muhammadiyah semakin dikenal luas di luar negeri,” paparnya.

Selain itu, lanjutnya, Muhammadiyah juga harus melakukan diaspora dakwah pencerahan. Muhammadiyah memainkan peran penting dalam harmonisasi kehidupan masyarakat, utamanya yang ada di luar negeri.

“Muhammadiyah mendapatkan tantangan bahwa Islam bukan agama kekerasan. Oleh karena itu Muhammadiyah sebagai organisasi yang sudah cukup lama berdiri harus membuktikan paradigma tersebut untuk mendukung Islam dengan memperkenalkannya secara lugas ataupun tersirat,” tegasnya.

Internasionalisasi Bidang Pendidikan

Di zaman yang serba canggih ini, Andi Azhar menjelaskan tentu tidak akan sulit untuk melakukan internasionalisasi dakwah.

“Perkenalkan pendidikan kepada masyarakat luas di dalam maupun di luar negeri dengan memanfaatkan sosial media,” ungkapnya.

Ia menambahkan, jika pendidikan kita ingin dikenal oleh masyarakat luar negeri, tingkatkan konten pendidikan yang menarik dengan menggunakan bahasa Inggris dengan memanfaatkan YouTube sebagai media dakwahnya.

“Selain itu, memiliki relasi atau teman yang ada di luar negeri juga merupakan media internasionalisasi dakwah yang cukup berhasil untuk dilakukan,” tandasnya.

https://pwmu.co/166076/10/24/ketua-pcim-taiwan-bicara-internasionalisasi-muhammadiyah/

Penulis Novania Wulandari

Co-Editor IchwanArif.

Editor Mohammad Nurfatoni.

BULAN BAHASA SMAMIO 2020

Assalamualaikum siswa-sisiwi SMAMIO. Tahun ini SMAMIO mengadakan kegiatan BBS (Bulan Bahasa SMAMIO) secara online. Berikut pedoman kegiatan BBS Tahun 2020.

Download (DOCX, 220KB)

Al Islam Menyapa

WhatsApp Image 2020-09-30 at 18.36.44

Siswa SMAMIO awali pagi yang ceria dengan tahfidz, tarjim, dan murojaah bersama tim PPK by zoom. Selanjutnya, bagi ustadz-ustadzah ada sholat dhuha, tadarus bersama, dan kultum serta tarjim setelah dhuhur. Semangat berlomba dalam kebaikan. Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin 😊

PODCAST OSAKA

WhatsApp Image 2020-09-29 at 14.23.54

 

Hai milenial …
Episode 4 ini podcast OSAKA SMAMIO membahas tentang Tahu Nggak Sih FISIKA Itu…

🎬Kalian bisa tonton videonya di SMAMIO GKB Channel https://youtu.be/m6X6rTZdswg 

🎧 atau bisa juga kalian dengerin di Spotify Podcast OSAKA SMAMIO

🎙️🎙️🎙️🎙️🎙️🎙️🎙️🎙️🎙️🎙️🎙️