Pembina Riset Smamio Belajar pada Dosen Tokyo

Pembina riset Smamio belajar ke dosen The University of Tokyo dalam acara Sharing Session Scientist Forum 2021, Kamis (18/2/21) secara virtual.
Dr Eng Muhammad Aziz saat memberikan materi (tangkapan layar Dyah Nanda/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pembina riset Smamio belajar ke dosen The University of Tokyo dalam acara virtual Sharing Session Scientist Forum 2021, Kamis (18/2/21).

Acara yang diselenggarakan SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik itu mengundang Ketua Umum Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional sekaligus Associate Professor The University of Tokyo: Dr Eng Muhammad Aziz.

Di kegiatan bertema Hold the World with Research itu dia menyampaikan, untuk menjadi sekolah riset, salah satu kuncinya bagaimana kemampuan kita mempersiapkan human resources.

Sebagai sekolah riset, kualitas SDM guru menjadi faktor penting. Mempunyai guru berjiwa pembelajar yang mampu membangkitkan semangat siswa untuk belajar tidak hanya teori namun juga praktik

Para guru harus mampu mengaitkan materi tertulis dengan materi alam sehingga dapat menjadikan karya ilmiah meski dari hal-hal sederhana namun bermakna.

Guru juga diharapkan dapat memotivasi siswa untuk Kembali bangkit setelah mengalami kegagalan.
“Dalam hal ini guru harus mampu menyiapkan siswa untuk jujur dan terbiasa dengan kegiatan menulis,” ujarnya.

Oleh karena itu Aziz memotivasi kepada para peserta untuk tetap semangat mendampingi siswa dalam setiap prosesnya penelitian.

 

Beri Bekal Pembimbing Riset

Wakil Kepala Sekolah Bidang Pengembangan Pendidikan Ulyatun Nikmah SPd mengatakan meski dalam situasi pandemi tak menyurutkan Smamio dalam memberikan bekal keilmuan untuk guru dalam meningkatkan kompetensi.

“Acara ini merupakan pembekalan untuk para pembimbing riset untuk memperkuat branding sekolah riset,”

Dia menyampaikan yang diikuti 25 guru ini untuk memperkuat kompetensi pembina riset. Sasarannya adalah pembina riset Smamio dan enam guru perwakilan dari sekolah Muhammadiyah GKB Gresik terkait dengan dunia penelitian.

“Menghadirkan nara sumber yang memiliki kompetensi mumpuni di bidang penelitian harapannya bisa memberikan pengetahuan baru pada persiapan SDM,” tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00-14.00 WIB ini diikuti guru-guru SD Muhammadiyah 1 GKB, SD Muhammadiyah 2 GKB, SMP Muhammadiyah 12 GKB, dan pembina riset Smamio. (*)

https://pwmu.co/179033/02/19/pembina-riset-smamio-belajar-pada-dosen-tokyo/

Penulis Dyah Nanda. Editor Ichwan Arif.