Istilah coach  sering kita dengar di dunia olahraga. Karena itu saat mendengar bahwa saya akan diikutsertakan pada workshop Leader as a Coach, saya bertanya-tanya akan seperti apa bentuk workshop yang akan saya ikuti ini.  Pada hari kamis 2 Juli 2016 saya bersama Kepala sekolah dan Wakil Kepala sekolah di lingkungan Majelis Dikdasmen PCM GKB serta Sekretaris Eksekutif Majelis Dikdasmen PCM GKB berkesempatan mengikuti One day Seminar Leader as a Coach. Seminar ini dihadiri oleh sekitar 50 peserta dari berbagai latar belakang profesi, diantaranya adalah pendidik, praktisi kesehatan, enterpreneur, sampai dengan ibu rumah tangga. Dari penampilan fisik peserta seminar ini juga sangat beragam, dari yang berjilbab lebar sampai yang bertato. Seminar sehari ini diadakan oleh Loop Institute of Coaching Indonesia yang tergabung dalam Loop Asia Consulting Group. Bertindak sebagai nara sumber dalam seminar sehari ini adalah Ina Rizqie Amalia, PCC dan Kurnia Siregar PCC. Keduanya adalah pakar dalam dunia coaching di Indonesia dan memiliki sertifikasi Professional Certified Coach dari International Coach Federation yang berpusat di Amerika Serikat.

            Ternyata istilah coach ini mengacu pada “ someone whose job is to teach people to improve at a sport, skill, or school subject” . Kata kunci dari seminar ini adalah membantu seseorang untuk melejitkan potensinya. Coaching adalah kegiatan yang dilakukan oleh coach untuk membantu coachee dalam memecahkan masalah atau merencanakan sesuatu action. Coaching  adalah salah satu pendekatan pengembangan sumber daya manusia selain  training, workshop, benchmarking, focus group discussion, atau on the job training. Seorang coach sama pentingnya dengan mentor, trainer, konsultan atau konselor. Yang membedakan coach dengan praktisi pengembangan sumber daya manusia yang lain ada pada hal yang dibahas dalam sesi coaching dan adanya kepercayaan (trust) antara coach dan coachee.  Pembahasan dalam sesi coaching tidak pernah berbasis pada masa lalu. Coaching hanya membahas masa kini dan masa depan. Dalam seminar sehari ini selain dibahas tentang konsep coaching juga dibahas penerapan coaching pada organisasi dan korporasi, serta pembahasan sekilas tentang 11 ICF coach competency. Kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang coach adalah kemapuan untuk mendengar (listen) bukan sekedar hear. Selain dapat mendengar untuk mengerti, seorang coach juga harus memiliki kemampuan untuk bertanya (questioning). Kemampuan untuk bertanya ini sangat penting karena dapat menimbulkan rasa ingin tahu (curiosity). Rasa ingin tahu harus dibangun karena dapat menggali kreativitas. Dalam hubungannya dengan judul kegiatan, seorang pemimpin (leader) perlu membekali dirinya dengan kemampuan sebagai coach agar dapat mencapai tujuan dengan cara yang efektif dan optimal. 

 

Categories:

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

December 2021
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Hubungi Kami:
Alamat:
SMA Muhammadiyah 10 GKB
Jl. Raya Mutiara No 95 PPS

Telp./Fax: 031-99006210
Email : smamiogkb@gmail.com
Link Terkait





ARCHIVES
Calender
December 2021
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Video Profil
WISUDA 1 SMAMIO

IPM SMAMIO
Peta