Dalam rangka menyiapkan siswa-siswi SMP Muhammadiyah 12 GKB sebelum menghadapi Ujian Nasional Mei mendatang, Spemdalas berkolaborasi dengan SMAMIO mengadakan acara Malam Taqorrub dan Ceramah Pendidikan pada hari Jumat-Sabtu, 22-23 April 2016 lalu. Materi pertama diberikan oleh Adri Suyanto, S.H, seorang motivator dan public speaker yang tidak asing lagi di lingkungan Majelis Dikdasmen PCM GKB. Lulusan Fakultas Hukum Universitas Airlangga tersebut sukses membuat acara di Jumat malam tersebut sangat menyenangkan, tetapi juga berbobot. Dengan tema mengenali potensi diri, siswa-siswi Spemdalas digiring agar bisa mengenali potensi mereka melalui contoh dan cerita yang mudah diterima oleh anak-anak.

Kegiatan pada hari Sabtu, 23 April 2016 diawali dengan qiyamul lail, sholat shubuh, dan kultum. Setelah bersih diri dan sholat Dhuha, siswa-siswi Spemdalas, mengikuti pembekalan yang disampaikan oleh Ustadz Ichwan Arief, S.S. Selanjutnya, mereka diminta untuk menuliskan sepucuk surat sebagai tanda terimakasih serta permohonan doa restu kepada orangtua mereka yang tak jarang membuat mereka tersentuh hingga meneteskan air mata. Sementara anak-anak menulis surat, orangtua mereka sudah memenuhi open hall Spemdalas untuk mengikuti ceramah pendidikan oleh Prof. Dr. Muchlas Samani, M.Pd.

Topik yang diangkat dalam ceramah pendidikan tersebut adalah melejitkan potensi anak dan menentukan pilihan ke jenjang yang lebih tinggi. Acara yang dimoderatori oleh Bapak Isa Iskandar, S.Si tersebut diawali dengan flashback berdirinya SMPM 12 GKB 15 tahun lalu. “Jika SMPM 12 GKB sama dengan SMP yang lain dan tidak bisa menjadi pilihan pertama siswa, lebih baik sekolah ini tidak usah dibuka”, jelasnya. Terbukti, SMPM 12 GKB saat ini banyak menjadi pilihan pertama siswa dan wali siswa dengan program-program unggulannya. Hal yang sama diungkapkan oleh Prof. Muchlas dalam acara kemarin. Menurut beliau, SMA Muhammadiyah 10 GKB harus berani berinovasi dan melihat ke depan agar menjadi sekolah pilihan pertama bagi siswa. Selama ini swasta adalah yang terdepan, di tengah adalah negeri, dan di belakang kembali diduduki oleh swasta. Oleh karena itu, sebagai sekolah swasta, SMA Muhammadiyah 10 GKB harus menjadi yang terdepan.

Dalam kesempatan tersebut, rektor UNESA periode 2010-2014 tersebut memaparkan fakta terkait pendidikan ke depan dalam era MEA. Ada berbagai aspek yang perlu diperhatikan dalam memilih sekolah. Tidak hanya aspek kognitif saja yang penting, tapi aspek kejujuran, negosiasi dan entrepreneurship, serta networking juga harus diperhatikan. “Networking dengan PTN memang memang perlu untuk dilakukan, tetapi membangun jaringan dengan Perguruan Tinggi Swasta juga tidak kalah penting mengingat lembaga swasta adalah yang terdepan”, terangnya. Selain itu, jaringan yang dibentuk sebaiknya tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga luar negeri. Para siswa bisa diajak untuk melakukan kunjungan kerja ke dalam atau luar negeri untuk mengenalkan lapangan kerja dan memberikan pengalaman berinteraksi dengan orang lain, terutama lintas budaya.

 Beliau berpesan kepada guru dan orangtua untuk menyiapkan siswa-siswinya menjadi ahli di bidangnya masing-masing. “Jika ingin menjadi ilmuwan, tirulah Habibie, siapkan anak-anak kita menjadi seperti itu”, tegas dosen teknik mesin UNESA tersebut. Pembelajaran yang ada di sekolah harus mencakup beberapa aspek seperti kemampuan problem solving, team working, communication, critical thinking, dan creativity sehingga mereka benar-benar mendapatkan skill yang berguna bagi mereka di dunia kerja.

Categories:

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

November 2021
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
Hubungi Kami:
Alamat:
SMA Muhammadiyah 10 GKB
Jl. Raya Mutiara No 95 PPS

Telp./Fax: 031-99006210
Email : smamiogkb@gmail.com
Link Terkait





ARCHIVES
Calender
November 2021
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
Video Profil
WISUDA 1 SMAMIO

IPM SMAMIO
Peta